saat kita terjatuh, terkadangkita bangkin dengan kekuatan yang tersisa, dan membersihkan pakaian kita dari debu atau kotoran yang mungkin menempel di pakaian saat terjatuh..
gimana dengan kondisi disaat kita tidak mampu untuk bangkit dari kondisi itu..?
gimana jika tak seorang pun ada untuk menolong kita...?
nahh...dalam situasi seperti inilah yang akan kita bahas dalam cerita berikut ini yang akan menjelaskan tentang judul kita "sumber kekuatan"
suatu ketika Miko yang sedang menjalani masa kuliahnya di sala satu perguruan tinggi negeri,. di jurusan hukum..karena barusaja lulus dari SMA dia mendapatkan kehidupan yang bebas sebagai mahasiswa,. mau masuk kuliah, ngk ada yang melarang lagi,. mau makan sepuasnya selalu ada kiriman yang lebih,..kalau kurang, gampang aja tinggal minta sama orang tua,.."uang buku ma'"..? kurang ni kiriman lagi banyak keperluan semester ini..!!
karena kebahagiaan dan kebebasan yang dirasakannya iya pun terhanyut dengan pergaulan bebas, mabuk-mabukan, berjudi, bergabung dengan geng motor..!
kehidupannya pun sekarang terpuruk jauh dari harapan yang diharapkan oleh orangtuanya!ngk pernah masuk kuliah, akhirnya kuliah terbengkalai,....smester pertama hanya mendapatkan IP di bawah 2,..smester kedua malah lebih menurun..dari keadaan tersebutlah pihak kampus memberikan surat peringatan hingga yang kedua kalinya kepada Miko,..!
dalam situasi seperti inilah Miko dalam keadaan sangat terdesak oleh situasi,.apa yang hendak dilakukan semuanya hilang dari fikiran warasnya lagi. tak satu pun yang bisa membantu dia untuk menyelesaikan masalahnya..kehidupan bebas yang menyenangkan baginya ternyata memojokkannya di saat ini juga..!
melihat surat peringatan dari kampus, utangnya bertumpuk di mana-mana akibat judinya yang terus dilakukannya selama ini....membuatnya terpuruk dalam mental yang paling rendah dan tidak mampu berfikir untuk melakukan apa pun..!!
cerita ilustrasi kita cukup di sini saja,.....
sudalah pasti hanya dirinya sendiri yang dapat membantunya keluar dari kondisi seperti itu..!oleh karena itulah dia harus memiliki kekuatan untuk mampu menopang dirinya sendiri untuk bangkit..!
sumber kekuatan,..
sumber kekuatan, dapat berasal dari mana saja yang memiliki kontak batin yang sangat erat dengan kita, ataupun suatu benda atau lagu yang memiliki suatu tempat khusus yang dapat membakar semangat dari dalam tubuh, yang akan menciptakan kekuatan yang tak terhingga....!
dengan kekuatan seperti itulah, dalam kondisi seperti apa pun kita dapat bangkit,....!
pahamilah diri anda sendiri,...dan ketahui lah di mana anda bisa mendapatkan sumber kekuatan.!!
sumber kekuatan bisa dari orang yang sangat kita sayangi, seperti ayah, mama, adek, kakak, teman, atau pacar.. berhubungan dengan orang-orang yang kita sayangi akan membantu mengobati luka dan memberikan kita kekuatan baru...
sumber kekuatan juga bisa berasal dari lagu,..kita akan selalu mendapatkan imajinasi dari setiap alunan nada, jika nadanya slow terkadang membuat kita sedih, tapi jika nadanya keras dapat membuat kita berteriak, lagu dapat mengingatkan kita tentang suatu hal dimana kita merasa paling sedih, sedih, senang, dan bahagia....!!
dengan mendengarkan alunan nada yang mengingatkan kita tentang situasi dimana kita bahagia, akan dengan sendirinya membantu kita merasakan kembali situasi bahagia itu,..dengan demikian akan memberikan sumber kekuatan baru bagi kita..!
banyak lagi sumber-sumber kekuatan yang dapat kita dapatkan tergantung oleh masing-masing individu,..oleh karena itu kenali lah diri kita masing-masing dan carilah sumber kekuatan,.jika kita dalam keadaan terpuruk kita dapat menggunakan sumber kekuatan kita...oke....!!
camkan di dalam hati, kalau aku telah menemukan sumber kekuatanku..!!
Senin, 28 November 2011
Jumat, 25 November 2011
beda material beda proses
kalau buat rumah beton sama rumah kayu, jika datang gempa mana yang cepat rubuh..?
ya kalau itu sih anak SD tau...! jadi ngk usah kita jawab, soalnya udah pada tau kan...!!
sesuai dengan judul kita,.. kita akan membahas tentang segala seluk beluk material,. dalam hal ini materialnya adalah diri kita sendiri..!
guru SD, saya dulu sering berkata kepada kami, mau jadi apa kalian semuanya kalau tingkah kalian kayak gini terus!"gampanglah bu, nanti lanjut ke sekolah unggulan, trus kuliah di unifersitas negri biar jadi guru lagi kaya ibu"...hahahah ibaratnya kerjaan sebagai guru adalah kerjaan terakhir yang menurut kami pada waktu itu adalah yang termudah..ya kini baru tersadar betapa susuahnya kuliah untuk menjadi seorang guru itu...!
itu hanya selingan saja,..oke..
langsung saja kepada cerita ilustrasi yang akan menjelaskan secara real apa maksud dari judul kita!
seorang ayah yang berprofesi sebagai dokter,.mempunyai dua orang anak yang bbernama Aan dan Joko..anak pertama yaitu Aan memang memiliki otak cerdas dan kemampuan di bidang IPA yang sangat baik,.. dia selalu menjadi juara di berbagai lomba Sains atau semacamnya,..selalu menjadi juara kelas. dan membanggakan orangtuanya..
karena kemampuan yang dimiliki Aan itu,,ayahnya menyarankan agar mengikuti jejak yang telah dibuat ayahnya yaiitu menjadi seorang dokter..Aan pun dengan senang hati mengikuti apa kata ayahnya itu,..
dilain pihak adeknya yang bernama Joko, kemampuan yang pas-pasan, tak pernah tinggal kelas, tak pernah juara dalam lomba apa pun soalnya ngk pernah bisa menjadi wakil dari sekolahnya...!!!hahahahah "mau jadi apa kmu ini,lihat kakakmu Aan selalu berprestasi kamu tidak" kata ayahnya,.Joko yang selalu tertekan oleh dominasi kakaknya sendiri dan tekanan dari ayahnya yang memaksakannya untuk bisa seperti kakaknya membuatnya murung dan mengeksplorasikan kekesalannya ke buku diary miliknya dalam bentuk cerita,..
suatu ketika buku diarynya dibaca oleh ibunya dan kemudian menemukan bakat tersendiri Joko, iya membuat cerita-crita yang sangat imajinatif dan membuat ibunya selalu diam diam datang ke kamar Joko untuk membaca diarynya setiap hari...
lalu ayah dan ibu Joko pun berdiskusi tentang joko,.."mengapa sih Joko itu bodoh, dia kan bisa belajar sama kakaknya", lalu ibunya berkata"tidak, bukan seperti itu yang dibutuhkan oleh joko,dia hanya perlu mencocokkan diri dengan keahliannya,dia pandai bercerita, membuat cerpen, dan kreatifitasnya sangat tinggi dalam mengimajinasikan sesuatu, gimana kalau kita masukkan Joko ke sekolah sastra Indonesia,?" lalu ayahnya kembali berkata terserah lah sama kamu aku ngk tau harus berbuat apa untuk dia..!
Joko akhirnya masuk ke perguruan tinggi ilmu sastra Indonesia,..
beberapa bulan dia di dalam,.ia selalu membuat karya-karya tulis yang temtunya menjadi pujian bagi dosen-dosenya. suatu ketika dia membuat suatu novel, yang tak disangka-sangka populer dan diminati oleh ribuan bahkan jutaan pembaca novel,.Joko pun melanjutkan keberhasilannya sebagai penulis novel, dan mendapat rekor sebagai penulis novel terbaik..!
ayahnya pun baru mengerti ketika Joko berhasil di bidangnya, berbeda dengan Aan yang sejak dari awal memang sudah berada pada jalur kemampuannya,.Aan sukses di bidangnya dan juga Joko yang berhasil dibidangnya..
andaikan Aan yang seorang pintar bersaing di bidang yang dikuasahi Joko pastilah Joko akan mendominasinya,.berbeda dengan kondisi awal ketika Joko harus bersaing di bidang yang tidak sama sekali dikuasahi olehnya...
nah...
kembali ke pertanyaan pertama tadi, cuman kita rubah sedikit pertanyaannya menjadi
"rumah yang terbuat dari beton dengan rumah yang terbuat dari kayu,.yang mana yang bisa di bongkar pasang?kita pasti sudah tau jawabannya juga, jadi ngk usah di jawab ya..!!
dengan kata lain kita kenali potensi diri kita masing-masing dan berfikir untuk mengasah potensi tersebut,.jangan karena tuntutan orang tua, ataupun gengsi terhadap teman ataupun pacar,sehingga menyepelehkan kelebihan dan kekurangan diri kita..karena semua material di dunia ini memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri dan memiliki proses yang berbeda-beda pula untuk menghasilkan produk yang berkualitas tinggi.
ya kalau itu sih anak SD tau...! jadi ngk usah kita jawab, soalnya udah pada tau kan...!!
sesuai dengan judul kita,.. kita akan membahas tentang segala seluk beluk material,. dalam hal ini materialnya adalah diri kita sendiri..!
guru SD, saya dulu sering berkata kepada kami, mau jadi apa kalian semuanya kalau tingkah kalian kayak gini terus!"gampanglah bu, nanti lanjut ke sekolah unggulan, trus kuliah di unifersitas negri biar jadi guru lagi kaya ibu"...hahahah ibaratnya kerjaan sebagai guru adalah kerjaan terakhir yang menurut kami pada waktu itu adalah yang termudah..ya kini baru tersadar betapa susuahnya kuliah untuk menjadi seorang guru itu...!
itu hanya selingan saja,..oke..
langsung saja kepada cerita ilustrasi yang akan menjelaskan secara real apa maksud dari judul kita!
seorang ayah yang berprofesi sebagai dokter,.mempunyai dua orang anak yang bbernama Aan dan Joko..anak pertama yaitu Aan memang memiliki otak cerdas dan kemampuan di bidang IPA yang sangat baik,.. dia selalu menjadi juara di berbagai lomba Sains atau semacamnya,..selalu menjadi juara kelas. dan membanggakan orangtuanya..
karena kemampuan yang dimiliki Aan itu,,ayahnya menyarankan agar mengikuti jejak yang telah dibuat ayahnya yaiitu menjadi seorang dokter..Aan pun dengan senang hati mengikuti apa kata ayahnya itu,..
dilain pihak adeknya yang bernama Joko, kemampuan yang pas-pasan, tak pernah tinggal kelas, tak pernah juara dalam lomba apa pun soalnya ngk pernah bisa menjadi wakil dari sekolahnya...!!!hahahahah "mau jadi apa kmu ini,lihat kakakmu Aan selalu berprestasi kamu tidak" kata ayahnya,.Joko yang selalu tertekan oleh dominasi kakaknya sendiri dan tekanan dari ayahnya yang memaksakannya untuk bisa seperti kakaknya membuatnya murung dan mengeksplorasikan kekesalannya ke buku diary miliknya dalam bentuk cerita,..
suatu ketika buku diarynya dibaca oleh ibunya dan kemudian menemukan bakat tersendiri Joko, iya membuat cerita-crita yang sangat imajinatif dan membuat ibunya selalu diam diam datang ke kamar Joko untuk membaca diarynya setiap hari...
lalu ayah dan ibu Joko pun berdiskusi tentang joko,.."mengapa sih Joko itu bodoh, dia kan bisa belajar sama kakaknya", lalu ibunya berkata"tidak, bukan seperti itu yang dibutuhkan oleh joko,dia hanya perlu mencocokkan diri dengan keahliannya,dia pandai bercerita, membuat cerpen, dan kreatifitasnya sangat tinggi dalam mengimajinasikan sesuatu, gimana kalau kita masukkan Joko ke sekolah sastra Indonesia,?" lalu ayahnya kembali berkata terserah lah sama kamu aku ngk tau harus berbuat apa untuk dia..!
Joko akhirnya masuk ke perguruan tinggi ilmu sastra Indonesia,..
beberapa bulan dia di dalam,.ia selalu membuat karya-karya tulis yang temtunya menjadi pujian bagi dosen-dosenya. suatu ketika dia membuat suatu novel, yang tak disangka-sangka populer dan diminati oleh ribuan bahkan jutaan pembaca novel,.Joko pun melanjutkan keberhasilannya sebagai penulis novel, dan mendapat rekor sebagai penulis novel terbaik..!
ayahnya pun baru mengerti ketika Joko berhasil di bidangnya, berbeda dengan Aan yang sejak dari awal memang sudah berada pada jalur kemampuannya,.Aan sukses di bidangnya dan juga Joko yang berhasil dibidangnya..
andaikan Aan yang seorang pintar bersaing di bidang yang dikuasahi Joko pastilah Joko akan mendominasinya,.berbeda dengan kondisi awal ketika Joko harus bersaing di bidang yang tidak sama sekali dikuasahi olehnya...
nah...
kembali ke pertanyaan pertama tadi, cuman kita rubah sedikit pertanyaannya menjadi
"rumah yang terbuat dari beton dengan rumah yang terbuat dari kayu,.yang mana yang bisa di bongkar pasang?kita pasti sudah tau jawabannya juga, jadi ngk usah di jawab ya..!!
dengan kata lain kita kenali potensi diri kita masing-masing dan berfikir untuk mengasah potensi tersebut,.jangan karena tuntutan orang tua, ataupun gengsi terhadap teman ataupun pacar,sehingga menyepelehkan kelebihan dan kekurangan diri kita..karena semua material di dunia ini memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri dan memiliki proses yang berbeda-beda pula untuk menghasilkan produk yang berkualitas tinggi.
Minggu, 20 November 2011
Proses Kadang Lebih Berharga Daripada Hasil
begitu banyak orang sukses di mana-mana,...yang terlintas di benak kita mungkin rasa bangga akan keberhasilan orang itu, senang bisa berkawan dengan orang yang sukses, tapi dibalik semuu itu jauh di dalam lubuk hati kita yang dalam mungkin saja kita merasa iri akan keberhasilan orang yang kita kagumi.
kenapa sih orang itu bisa berhasil dan sukses....??
kok saya ngk bisa seperti dia sih..!! dia kan teman aku sd dulu aku tau dia tu pintarnya seperti apa, masih dua atau tiga level di bawah aku...
ada sebuah ilustratasi cerita seperti biasanya di terbitan cerpen sebelumnya..
sebuah keluarga kecil yang berusaha bertahan hidup dan berpindah-pindah tempat tinggal karena zaman penjajahan,. sang ayah yang bernama Sule dan ibu bernama Rose, kehidupan sehari-hari adalah bercocok tanam untuk keperluan rumah tangga yang setiap hari mengandalkan hasil dari kebun yang kadang tidak cukup dikonsumsi pada hari itu saja..mereka memiliki 4 orang anak,keluarga ini bolelah kita katakan keluarga nol..semuanya serba sulit!!!...keempat anak Sule kesehariannya membantu di kebun dan memelihara ternak, kejadian itu berlangsung terus menerus hingga suatu saat pertumbuhan dari masing-masing memilih jalan yang berbeda-beda....
anak pertama adalah seorang gadis,..karena tuntutan ekonomi serta derajatnya sebagai wanita pada saat itu kurang diandalkan dibandingkan pria,. dia hanya tinggal dan membantu ibu dan ayah di rumah..memasak dan mengerjakan setiap pekerjaan rumahan...dan hanya lulus sd saja
anak kedua seorang pria,..dia memiliki kelebihan di bidang pertukangan, ukiran dan segala macam,.dengan modal itu dia belajar dan menggeluti bidang sebagai tukang atau kuli bagunan,..sebenarnya dia pengen sekolah tapi karena lagi-lagi masalah ekonomi dia putus sekolah...hanya lulus smp saja
anak ketiga adalah seorang wanita,..tidah jauh dari kakaknya yang pertama, membantu orang tua mengerjakan pekerjaan rumah dan memberi makan ternak lembuh dan dombanya setiap hari....dan hanya lulus sd saja
anak yang terakhir adalah seorang pria....kemampuan individualnya standar seperti yang dimiliki olek kakak-kakaknya,. tidak begitu pintar,bahkan boleh dikatakan lebih bodoh dari kakaknya...
sewaktu anak keempat masuk sekolah dasar,.tidak pernah sekali pun menjadi peringkat 10 besar,..kemudian lulus sd ia ngotot ingin melanjutkan sekolahnya ke smp,..pada saat itu ayahnya tidak begitu mendukungnya karena keterbatasan ekonomi,.tapi dia tetap saja melanjutkan sekolahnya,..hingga beberapa tahun usai,...dia tetap melanjutkan sekolahnya ke SMA,..
satu persatu cacian datang dari kakak-kakaknya,..!!!
heii...kmu adikku...!!apa yang kau inginkan dari sekolahmu itu,..hanya memboroskan uang orang tua,.untuk mendapatkan uang sekolahmu ayah harus kerja keras,..
dan kemudian anak yang kedua membelahnya,..kau boleh saja sekolah tapi igatlah orang tua begitu susahnya mencari uang untuk sekolahmu itu...
terjadi kegundaan yang selalu difikirkan oleh anak keempat ini...hingga suatu ketika iya bertanya kepada ayahnya,.apakah aku bisa melanjutkan sekolahku hingga ke jenjang unifersitas...dengan melihat kesungguhan dan tekat yang dimiliki oleh anaknya itu, ayahnya lalu berkata...lanjutkanlah sekolahmu,..aku akan berusaha dengan ibumu beserta kakak-kakakmu untuk membantu biaya sekolahmu nanti...tapi satu yang harus kau ingat jangan pernah mengecewakan kami semua.....
anak ini pun kemudian merantau ke ibukota,.untuk melanjutkan pendidikan ke unifersitas...6 tahun masa kuliahnya diselesaikan,..diapun lulus dan bekerja menjadi seorang guru...
dengan membandingkan jalan kehidupan keempat bersaudara tadi,..jelaslah yang berhasil adalah anak yang keempat..sedangkan anak yang pertama, kedua dan ketiga hanya melanjutkanhidupnya biasa-biasa saja..
dipengujung cerita masing-masing berkeluarga dan memiliki anak,...tetapi anak yang keempat tadi menghabiskan segala hidup dan uang gajinya sebagai guru untuk menyekolahkan anak-anaknya hingga semuahnya menjadi sarjana,.. berbeda dengan yang dilakukan oleh kakak-kakaknya,..jika mendapat hasil dari panen kebunnya,. langsung membuat rumah makan enak dan segalah macam...
memang pada saat ini anak yang keempat hanya hidup dengan ekonomi yang biasa-biasa saja,...tetapi proses perjuangan yang dilakukannya akan menjadi warisan yang lebih berharga bagi anak-anaknya jauh dari pada hasil yang di dapatkannya saat ini...
nahhh....
mudah-mudahan dengan ilustrasi tadi kita bisa memetik makna dari apa arti proses itu,..proses bukan hanya menentukan hasil tetapi juga pembelajaran yang jauh lebih berharga dari hasil yang kita dapatkan...
ada sebuah contoh lagi....
orang cina ekonominya tumbuh sangat pesat...apa yang dilakukannya..??
saya punya kawan seorang cina...ayahnya hanya seorang penjual kopi....tapi anak-anaknya disekolahkan sampai ke luar negeri...
berbeda dengan orang asli indonesia baru aja sukses dikit jualan bakso,.langsung beli mobil,..anaknya minta uang sekolah aja,..dibilangin tunggu sampai dekat semester aja baru dibayar...
kenapa sih orang itu bisa berhasil dan sukses....??
kok saya ngk bisa seperti dia sih..!! dia kan teman aku sd dulu aku tau dia tu pintarnya seperti apa, masih dua atau tiga level di bawah aku...
ada sebuah ilustratasi cerita seperti biasanya di terbitan cerpen sebelumnya..
sebuah keluarga kecil yang berusaha bertahan hidup dan berpindah-pindah tempat tinggal karena zaman penjajahan,. sang ayah yang bernama Sule dan ibu bernama Rose, kehidupan sehari-hari adalah bercocok tanam untuk keperluan rumah tangga yang setiap hari mengandalkan hasil dari kebun yang kadang tidak cukup dikonsumsi pada hari itu saja..mereka memiliki 4 orang anak,keluarga ini bolelah kita katakan keluarga nol..semuanya serba sulit!!!...keempat anak Sule kesehariannya membantu di kebun dan memelihara ternak, kejadian itu berlangsung terus menerus hingga suatu saat pertumbuhan dari masing-masing memilih jalan yang berbeda-beda....
anak pertama adalah seorang gadis,..karena tuntutan ekonomi serta derajatnya sebagai wanita pada saat itu kurang diandalkan dibandingkan pria,. dia hanya tinggal dan membantu ibu dan ayah di rumah..memasak dan mengerjakan setiap pekerjaan rumahan...dan hanya lulus sd saja
anak kedua seorang pria,..dia memiliki kelebihan di bidang pertukangan, ukiran dan segala macam,.dengan modal itu dia belajar dan menggeluti bidang sebagai tukang atau kuli bagunan,..sebenarnya dia pengen sekolah tapi karena lagi-lagi masalah ekonomi dia putus sekolah...hanya lulus smp saja
anak ketiga adalah seorang wanita,..tidah jauh dari kakaknya yang pertama, membantu orang tua mengerjakan pekerjaan rumah dan memberi makan ternak lembuh dan dombanya setiap hari....dan hanya lulus sd saja
anak yang terakhir adalah seorang pria....kemampuan individualnya standar seperti yang dimiliki olek kakak-kakaknya,. tidak begitu pintar,bahkan boleh dikatakan lebih bodoh dari kakaknya...
sewaktu anak keempat masuk sekolah dasar,.tidak pernah sekali pun menjadi peringkat 10 besar,..kemudian lulus sd ia ngotot ingin melanjutkan sekolahnya ke smp,..pada saat itu ayahnya tidak begitu mendukungnya karena keterbatasan ekonomi,.tapi dia tetap saja melanjutkan sekolahnya,..hingga beberapa tahun usai,...dia tetap melanjutkan sekolahnya ke SMA,..
satu persatu cacian datang dari kakak-kakaknya,..!!!
heii...kmu adikku...!!apa yang kau inginkan dari sekolahmu itu,..hanya memboroskan uang orang tua,.untuk mendapatkan uang sekolahmu ayah harus kerja keras,..
dan kemudian anak yang kedua membelahnya,..kau boleh saja sekolah tapi igatlah orang tua begitu susahnya mencari uang untuk sekolahmu itu...
terjadi kegundaan yang selalu difikirkan oleh anak keempat ini...hingga suatu ketika iya bertanya kepada ayahnya,.apakah aku bisa melanjutkan sekolahku hingga ke jenjang unifersitas...dengan melihat kesungguhan dan tekat yang dimiliki oleh anaknya itu, ayahnya lalu berkata...lanjutkanlah sekolahmu,..aku akan berusaha dengan ibumu beserta kakak-kakakmu untuk membantu biaya sekolahmu nanti...tapi satu yang harus kau ingat jangan pernah mengecewakan kami semua.....
anak ini pun kemudian merantau ke ibukota,.untuk melanjutkan pendidikan ke unifersitas...6 tahun masa kuliahnya diselesaikan,..diapun lulus dan bekerja menjadi seorang guru...
dengan membandingkan jalan kehidupan keempat bersaudara tadi,..jelaslah yang berhasil adalah anak yang keempat..sedangkan anak yang pertama, kedua dan ketiga hanya melanjutkanhidupnya biasa-biasa saja..
dipengujung cerita masing-masing berkeluarga dan memiliki anak,...tetapi anak yang keempat tadi menghabiskan segala hidup dan uang gajinya sebagai guru untuk menyekolahkan anak-anaknya hingga semuahnya menjadi sarjana,.. berbeda dengan yang dilakukan oleh kakak-kakaknya,..jika mendapat hasil dari panen kebunnya,. langsung membuat rumah makan enak dan segalah macam...
memang pada saat ini anak yang keempat hanya hidup dengan ekonomi yang biasa-biasa saja,...tetapi proses perjuangan yang dilakukannya akan menjadi warisan yang lebih berharga bagi anak-anaknya jauh dari pada hasil yang di dapatkannya saat ini...
nahhh....
mudah-mudahan dengan ilustrasi tadi kita bisa memetik makna dari apa arti proses itu,..proses bukan hanya menentukan hasil tetapi juga pembelajaran yang jauh lebih berharga dari hasil yang kita dapatkan...
ada sebuah contoh lagi....
orang cina ekonominya tumbuh sangat pesat...apa yang dilakukannya..??
saya punya kawan seorang cina...ayahnya hanya seorang penjual kopi....tapi anak-anaknya disekolahkan sampai ke luar negeri...
berbeda dengan orang asli indonesia baru aja sukses dikit jualan bakso,.langsung beli mobil,..anaknya minta uang sekolah aja,..dibilangin tunggu sampai dekat semester aja baru dibayar...
Langganan:
Postingan (Atom)